Seting Name Server di Cloudflare

MENGENAI NAME SERVER

Kalau Anda beli hosting biasanya penyedia hosting meminta Anda mengarahkan Name Server domain Anda ke hosting mereka. VPS pun sama, anda harus mengarahkan Name Server domain Anda ke server ini. Untuk Name Server (NS), itu di-handle oleh program bernama DNS Server.

DNS itu kaya operator. Misal Anda mau berkunjung ke suatu rumah, nama rumahnya Pak example.com. Anda lalu naik motor, pertama Anda berkunjung ke Pak Registrar dulu (Pak Namecheap, Pak GoDaddy, Pak Qword.com, Pak Namesilo.com, dkk). Anda tanya ke registrar tersebut rumah Pak example.com di mana. Si Registrar tidak tahu. Dia malah ngarahin Anda ke operator namanya Pak DNS (Nama panjangnya Pak DNS Server). Kata Pak Registrar bilang gini: “coba Anda tanya ke Pak DNS”. Anda lalu mampir ke Pak DNS, tanya hal yang sama dan dijawab Pak DNS kalo rumah example.com adalah DigitalOcean.com, Vultr.com, atau Hostgator, dll.

Di VPS saya biasanya tidak install DNS Server karena untuk menghemat resource server agar ringan, selain itu  DNS Server agar kita ke depannya tidak ribet. Jika ada DNS Server Anda harus harus config manual kalo mau tambah domain.

Sebagai penggantinya saya sangat merekomendasikan DNS Server nya pake DNS pihak ketiga yaitu dari Cloudflare. Hampir semua website saya pun pake Cloudflare, alasannya karena:

  • Aman, mencegah serangan hacker,
  • Menghemat bandwidth,
  • Sangat stabil,
  • Mencegah DDOS,
  • Ada fitur CDN nya, mempercepat koneksi,
  • Gratis SSL (kalo mau pasang)
    Dll

Untuk setting Cloudflare tutorialnya seperti dibawah ini
Mungkin anda masih ingat dulu saat masih pake Shared hosting, kamu diberi rincian login cPanel beserta DNS dari penyedia hosting. Anda suka diminta mengarahkan DNS nya, misalnya ke ns1.example.com dan ns2.example.com

ns1.example.com dan ns2.example.com itulah yang disebut dengan DNS, atau kalo orang kita, biasanya menyebutnya NS saja. lau Apa hubungannya NS yang dikasih penyedia hosting dengan CloudFlare?

CloudFlare itu penyedia DNS pihak ketiga. Saya tidak akan terlalu menjelaskan detail, karena saya yakin, yang bermigrasi pake VPS, pasti udah ngerti apa itu NS.

Yang diinginkan anda sekarang adalah supaya domain kamu bisa mengarah ke VPS yang baru anda belikan?. Begitu kan? Langsung praktek aja ya… Sekarang, silahkan buat akun dulu di CloudFlare. Link nya yang ini:

https://www.cloudflare.com/a/sign-up

saya anggap anda dah pinterlah mendaftarkan account di Cloudflare karena soal daftar mah gak ada yang spesial cuman biasa-biasa aja..hehe

Oia, saya punya domain nganggur nih, namanya bisnisinternet.co . Jadi saya bisa ambilkan contoh aja dengan nama domain itu,

Setelah berhasil daftar di CloudFlare, silahkan login. Nanti kamu nanti akan diminta masukin domain kamu, kalo punya saya tampilan kaya gini.

Klik tombol “Scan DNS Records” lalu tunggu sampe proses scan berakhir.

Setelah selesai di scan, klik “Continue”.

Punya saya tampilannya seperti ini, mungkin punya kamu beda. Tapi yang pasti, kamu harus menghapus semua entry yang ada dengan meng-klik tombol X yang saya kasih tanda panah seperti ini.

Punya saya ada 7 entry, setelah semua dihapus, maka sekarang saya tidak punya entry apa pun. Seperti ini:

Langkah selanjutnya, kita harus memasukan entry baru ke CloudFlare. Saya masukkan 2 entry baru, yaitu entry “A” sama “CNAME“. Jangan tanya kepada saya tentang hal itu yaitu “A” sama “CNAME” karena jujur saya juga tidak tahu ..ckckck

Kamu isi entry “A“, dengan IP VPS yang anda sewa, sementara isi “CNAME” dengan www.

Kalo ada yang ga tau IP VPS dapet dari mana, silahkan kamu buka email saat anda beli VPS, biasanya akan ada IP yang formatnya terdiri dari 4 blok yang dipisah oleh tanda titik, seperti: 12.34.56.78, 10.10.10.11, 192.168.1.1, dll.

Punya saya IP nya adalah 45.76.156.88  Itu IP nya VPS Vultr, VPSyang saya gunakan sekarang.

Oke Next… Tambahkan entry A di CloudFlare ya!

1. Pilih “A
2. Isi dengan symbol ‘@’
3. Isi dengan IP VPS
4. Klik “Add Record”

Setelah berhasil, nanti seperti ini:

Tambahkan entry CNAME di CloudFlare

1. Pilih “CNAME
2. Isi dengan ‘www’
3. Isi dengan nama domain kamu.
4. Klik “Add Record”

Setelah berhasil, akan terlihat seperti ini:

Sekarang, setelah kita aktifkan fitur keamanan dan CDN dari CloudFlare. ketika sudah berhasil nanti nya berubah menjadi warna orange. Setelah berubah warna, lanjutkan dengan klik “Continue”

Kamu akan dibawa ke halaman selanjutnya.

Pilih yang “Free Website” lalu scroll ke bawah, silahkan klik tombol “Continue”, sehingga kamu sampai di tampilan berikut:

Di halaman ini, kamu dikasih NS oleh CloudFlare. Lihat yang saya highlight pake warna merah. Itulah yang saya maksud. Saya diberi NS dengan alaman kristin.ns.cloudflare.com dan walt.ns.cloudflare.com .

Sekarang saatnya saya ke registrar tempat domain saya didaftarkan (GoDaddy, NameCheap, Name.com, NameSilo, dll), untuk mengganti NS berikut:

ns13.hawkhost.com dengan kristin.ns.cloudflare.com
ns14.hawkhost.com dengan walt.ns.cloudflare.com

Silahkan tunggu beberapa jam (kurang dari 1 jam biasanya) nanti akan ada pemberitahuan via email bahwa domain kamu berhasil ditambahkan ke CloudFlare. Web kamu pun harusnya sdh bisa diakses menggunakan NS nya Cloudflare.

Kalo mau nambah domain lain pake Cloudflare silahkan masuk ke sini

https://www.cloudflare.com/a/add-site

Lalu ikuti langkah di atas.

Pertanyaan Lanjutan:

Saya ingin nanti VPS nya diinstall sub domain, bisa ngga?

Jawaban Lanjutan:

Bisa. Saya contohkan. Misalnya sub domainnya adalah http://belajar.bisnisinternet.co/ maka di Cloudflare tambahkan entry CNAME berisi belajar dan @.

Kalo di screeshot secara berturut-turut terlihat seperti ini (klik untuk memperbesar):


hasil akhir penambahan sub domain via Cloudflare

Setelah itu akses sub domainnya. Kalo yang saya contohkan berarti akses http://belajar.bisnisinternet.co/ .

Langkah selanjutnya Anda sekarang adalah mengganti / mengarahkan NS domain Anda ke NS Cloudflare settingan anda. Silahkan Anda login ke tempat Anda beli domain, kemudian Anda arahkan / ganti supaya domain anda tersebut Anda mengarah ke NS yang baru anda buat.

Semoga Bermanfaat

Cara Daftar VPS VULTR

Kalo pake VPS Unmanaged dan tanpa Panel gitu ntar tampilan kaya apa?

Berikut penjelasan saya

Kalo pake VPS Unmanaged dan tanpa Panel gitu ntar tampilan kaya apa?

Tidak ada tampilan apa-apa. Tidak ada URL yang bisa  akses di browser. Kalo beli VPS, di penjual VPS mana pun yang tanpa panel, pasti tidak akan nemu tampilan yang mirip cPanel.

VPS itu kan sebuah komputer yang terletak di suatu tempat. Kalo diibaratin kaya mobil2an yang ada remotnya. Mobil2 an kan dikendaliin oleh remot, untuk maju mundur, kiri kanan.

VPS pun sama untuk “ngendaliin” komputer tersebut, ada software nya yang bisa anda gunakan. Namanya PuTTY atau Xshell. PuTTY di sini semacam remot pada mobil2 an.

Jadi kalo anda mau matiin VPS / komputer, mas mengetikan 1 baris kode di PuTTY dan menekan tombol Enter. Maka perintah yang mas masukan akan diterima oleh VPS dan VPS pun akan mati /shut down.

Misal anda perlu install software, kalo di Windows kan download, klik, install klik, buka, klik. Serba klik.

Kalo di VPS, ngga ada klik, semuanya dilakukan lewat baris kode, kaya programmer gitu, agak keren keliatannya.. hehe. Mau download kasih perintah namanya wget

wget http://example.com/file.zip

Artinya: “Hey program bernama wget, tolong downloadin file bernama file.zip yang ada di Example.com

Itu serupa dengan kalo download lewat browser, kan tinggal copas, Enter, save ke laptop gitu aja..

Jadi sama sekali tidak akan ketemu tampilan apa pun.

Kalo anda penasaran tampilan PuTTY, mas bisa cek beberapa contohnya

Lanjut ya…!

Kalo di cPanel anda mau tambah domain, kan tinggal klik add domain, mau install WordPress tinggal masuk menu auto install WP.

Nah di VPS kalo anda mau tambah domain yang ada wordpressnya, anda tinggal copy 1 baris kode, kemudian paste ke layar PuTTY, diakhiri Enter. Selesai.

Jadi secara tampilan tidak ada, tapi secara fungsi sama.

Saya juga biasanya install FILERUN sebagai File Manager. File manager nya beda dengan cPanel, tapi kalo anda sudah terbiasa dengan Google Drive, maka nggak akan asing.

Demo File Manager terinstal bisa anda cek di sini

(langsung klik login aja untuk melihat2)

Anda nanti akan bisa edit file, copy paste, nge-ZIP, delete, dll. Secara fungsi tidak jauh beda dengan File manager nya cPanel.

Jelas ya..? trus bisa add berapa domain?

Jumlah domain unlimited. Tapi tergantung size web anda juga, kalo web mas berukuran masing2 1GB, maka 1 VPS $5/m yang size nya 25GB akan nampung domain sebanyak 20 an buah. Kalo size domain lebih kecil, tentu lebih banyak. Jadi pembatasan domain itu karena disk nya memang dibatasi. Dan semua VPS pasti dibatasi untuk disk ini. Saya belum pernah nemu 1 provider VPS yang disk nya Unlimited.

support nggak kalo buat auto2 an? Misal maen bulk post lah.. main posting masal.. tuh gimana??

Sangat Support, Banyak para member saya pengguna AGK, Magic Wallpress, Autoblog, dll.

Mudah nggak penggunaan VPS tanpa panel itu?

Mudah kalo sudah yang terbiasa gunakan. Sulit bagi yang belum pernah nyoba.

So…tenang saja Kalo nanti  anda sudah punya VPS lalu ada yang tidak ngerti bisa saya bantu.

Yang diperlukan untuk mempunyai VPS. Caranya silahkan disimak.

TAHAP 1

Kalo anda belum punya VPS, dan anda tertarik beli VPS dari penyedia VPS bernama Vultr dan anda bisa beli VPS Vultr nya lewat link afiliasi saya dan saya akan sangat berterima kasih.

Tapi kalo anda sudah punya akun Vultr, siip ngga apa-apa. TAHAP 1 ini saya anggap mas belum punya akun Vultr nya

Silahkan anda daftar Vultr melaui link dibawah ini:

Setelah diklik, anda akan dibawa ke halaman depan situs Vultr.

Kemudian Daftar / Register / Create Account seperti biasa. Di akhir langkah,  setor dana $10 lewat kartu kredit / PayPal. Pembeliannya tidak bisa saya bantu, karena Vultr hanya mengijinkan 1 akun Vultr 1 akun PayPal dan Paypal saya sudah terdaftar. Jadi proses pembeliannya harus yang lakukan anda sendiri. Pastikan PayPal anda sudah verified, belum pernah dipake daftar ke Vultr. Kalo punya kartu kredit, itu lebih baik pake itu saja. Catatan: Akun PayPal yang verifikasinya pake Bank, tidak akan berhasil.

TAHAP 2

Ada yang perlu anda lakukan yaitu create server. Sebetulnya, bisa saja ini saya yang lakukan. Tapi berhubung ini sangat gampang, bisa anda lakukan sendiri. Biar ke depan kalo anda mau tambah server bisa lakukan sendiri, biar bisa.

Silahkan anda coba dulu sendiri, dengan mengikuti panduan gambar di link di bawah ini. Silahkan lihat dan ikuti panduan gambar ini satu persatu,


(Untuk lokasi, tentukan sesuai target negara pengunjung, kalo Indonesia pilih Singapura, kalo US pilih yang Silicon Valley, kalo datanya puluhan GB, ambil lokasi New York).

(Pilih yang Debian 8 64 bit (x64), Debian 8 ya mas JANGAN Debian 9)

Pilih apakah mau paket $5 sebulan, $10 sebulan. Untuk paket $2.5 ada, kalo gak salah lokasi New York / Miami.

Lalu silahkan abaikan saja no 4 dan 5

Selanjutnya tinggal klik Deploy NOW lalu tinggu +/-3 Menit untuk proses ini

Untuk Melihat IP dan passwordnya tinggal di klik server yang telah berhasil anda order

Lihat gambar di link terakhir. Silahkan copy IP Address dan Password dan simpan di data pribadi anda